Senin, 04 Maret 2019

TAHAPAN MENGAJARKAN KONSEP DASAR PENGURANGAN (UNTUK PEMULA)


KONSEP DASAR PENGURANGAN

Pengurangan biasanya diajarkan setelah dikenalkan penjumlahan, jadi pada pembahasan kali ini kita anggap anak sudah bisa menguasai menghitung jumlah benda.
Biasanya anak lebih mudah menguasai materi penjumlahan dari pada pengurangan. Anak terlihat lebih mudah melakukan perhitungan penjumlahan 5 + 4 dibanding dengan menghitung pengurangan, misalnya 9 – 5.

Baca : Mengajarkan Konsep Dasar Penjumlahan

Disini kita akan mengupas beberapa cara yang bisa digunakan untuk mempermudah anak menghitung pengurangan. Setiap anak punya cara yang unik dalam memahami sesuatu, biasanya kami mengajarkan beberapa cara kepada anak, anak diberi kebebasan untuk menentukan cara mana yang menurut dia paling mudah digunakan.

Tahap 1
Mengenalkan Konsep Pengurangan Benda / Gambar Benda

Mengenalkan konsep pengurangan kepada anak juga diawali dengan menggunakan benda / gambar benda, yaitu menghitung jumlah benda / gambar benda yang tersisa setelah dimakan, diberikan, dicoret dll.

Contoh : Adi punya 8 buah apel, sudah dimakan 5 buah, berapa sisa apel Adi ?
(Biasanya anak akan lebih cepat memahami jika contohnya berupa makanan yang berkurang jumlahnya jika sudah dimakan sebagian, karena anak mudah membayangkannya)

Tahap 2
Pengurangan Angka

Ketika mulai mengajarkan pengurangan angka sebaiknya disertai dengan pengurangan benda dulu.

Setelah anak bisa memahami  konsepnya maka mulai dikenalkan operasi hitung penjumlahan dengan angka.

Pada materi tahap mengenalkan jumlah benda (Konsep Dasar Penjumlahan) anak sudah diajari menghitung urut dari angka kecil ke angka besar. Pada materi pengurangan ini ada baiknya anak diajari menghitung mundur urut dari angka besar ke angka kecil, karena ada teknik menghitung pengurangan yang menggunakan cara menghitung mundur. Tapi hal ini tidak wajib, karena ada alternatif teknik menghitung pengurangan yang tidak perlu menghitung mundur.

Tahap ini dibagi menjadi beberapa tingkat
a.       Pengurangan Angka Satuan (1 – 9 )

Cara mengerjakan soal di atas dengan bantuan jari.
Siapkan 7 jari tegak, kemudian tekuk 4 jari, sisa jari yang masih tegak adalah jawabannya yaitu 3.

b.      Pengurangan Angka Belasan (kurang dari 20)

Cara 1 : Angka 16 disimpan di kepala, siapkan 7 jari tegak, kemudian tekuk jari satu per satu sambil menghitung mundur dari mulai angka sebelum 16 yaitu 15, 14, 13 … dst sampai jari yang tegak tertekuk semua. Angka yang disebutkan terakhir adalah jawabannya, yaitu 9

Cara 2 : Siapkan 10 jari tegak, tekuk 7 jari, kemudian tegakkan kembali 6 jari, jumlah jari yang tegak adalah jawabannya, yaitu 9.

c.       Pengurangan Angka Puluhan (Biasa)

Cara 1 : Pengurangan Sejajar

Cara 2 : Pengurangan Bersusun

d.      Pengurangan Angka Puluhan (Meminjam)

Cara 1 : Pengurangan Sejajar

Cara 2 : Pengurangan Bersusun


e.      Pengurangan Angka Ratusan, Ribuan dst.
Pengurangan angka ratusan, ribuan dan seterusnya pada dasarnya hampir sama dengan pengurangan puluhan, yang perlu diperhatikan disini adalah ketelitian dan bagaimana meletakkan angka-angka nya jika beda digit, misalnya ribuan dikurangi ratusan.


Tahap 3
Pengurangan lebih dari 2 angka
Operasi hitung pengurangan lebih dari 2 angka juga sering kita jumpai, bisa dalam soal angka matematis maupun dalam soal cerita. Ada 2 cara yang biasa digunakan untuk menyelesaikan soal seperti ini.

a.       Cara Bertahap

b.      Cara Menjumlahkan Angka Pengurangnya

Tahap 4
Pengurangan Tanpa Menulis Proses Perhitungannya
Setelah lancar semua tahap pengurangan di atas, kita bisa mencoba untuk melatih anak menghitung operasi pengurangan tanpa menuliskan proses perhitungannya.
Pada tahap ini, anak dilatih untuk membayangkan proses perhitungannya, tanpa menulis. Latihan diawali dengan angka-angka yang mudah dulu, setelah anak terbiasa, tingkat kesulitan soal ditingkatkan secara bertahap.

Jika anak sudah bisa mengerjakan operasi hitung pengurangan tanpa menulis proses perhitungannya berarti anak sudah benar-benar menguasai operasi hitung pengurangan.

Tips dan Trik Khusus Pengurangan
Penggunaan bantuan jari untuk membantu menghitung pengurangan sebaiknya hanya sampai pengurangan angka kurang dari 20 atau belasan. Untuk pengurangan angka 2 digit atau lebih sebaiknya dibiasakan dengan cara pengurangan bersusun.

Semoga bermanfaat



Jumat, 01 Maret 2019

TAHAPAN MENGAJARKAN KONSEP DASAR PENJUMLAHAN (UNTUK PEMULA)



Penjumlahan sering dijadikan materi awal yang diajarkan kepada Anak yang baru mulai belajar berhitung. Tetapi sebenarnya secara Konsep Dasar Belajar Berhitung hal ini kurang tepat, penjumlahan bukanlah materi yang pertama diajarkan. Yang harus diajarkan pertama kepada anak adalah mengenalkan “konsep jumlah benda”.

Mari kita kupas tuntas tahapan mengajarkan Konsep Dasar Penjumlahan kepada anak yang baru mulai belajar berhitung.

Tahap 1
Mengenalkan Konsep Jumlah Benda / Gambar Benda

Disini bukan mengajarkan angka ya, tapi menghitung berapa jumlah benda-benda yang ada di sekitar kita, atau benda-benda yang ada di gambar. Sebaiknya jumlah benda yang dihitung tidak terlalu banyak (kurang dari 10). Misal nya : Jumlah meja nya ada lima, jumlah kursi nya ada 8, jumlah pintunya ada 3, jumlah gambar ikan nya ada 5, sambil anak menghitung urut mulai dari satu, dua, tiga, …. Dst.


Jadi pada tahap ini anak dikenalkan menghitung jumlah benda / gambar tetapi JANGAN diajarkan bentuk angkanya. Indikasi keberhasilan tahap ini adalah jika anak bisa menyebutkan jumlah benda tanpa menghitung urut.

Tahap 2
Mengenalkan Angka

Nah, pada tahap ini baru mengenalkan angka. Kenapa mengenalkan angka dan mengenalkan konsep jumlah benda kita pisah ? Karena angka adalah simbol, bukan jumlah, jadi untuk memudahkan anak belajar, anak belajar konsep jumlah benda dulu baru mulai menghapal simbol/bentuk angka, angka satu bentuknya bagaimana, angka 2 bentuknya bagaimana, dst.


Tahap 3
Mengenalkan Konsep Penjumlahan Benda / Gambar Benda

Disini mengajarkan konsep jumlah atau tambah, bahwa jumlah atau tambah itu benda nya dikumpulkan jadi satu kemudian dihitung jumlahnya berapa. Misal nya ada 1 apel ditambah 2 apel, maka apel nya dikumpulkan jadi satu kemudian dihitung jumlahnya adalah 3 apel.


Pada tahap ini dibagi menjadi 2 tingkat :
a.       Penjumlahan 1 – 5 benda (hasil penjumlahannya 10 ke bawah)

b.      Penjumlahan 1 – 9 benda (hasil penjumlahannya 10 ke atas)


Tahap 4
Penjumlahan Angka

Ketika mulai mengajarkan penjumlahan angka sebaiknya disertai dengan penjumlahan benda dulu.

Setelah anak bisa memahami  bahwa suatu angka melambangkan jumlah tertentu maka mulai dikenalkan operasi hitung penjumlahan dengan angka.

Pada tahap ini dibagi menjadi 3 tingkat :
a.       Penjumlahan Angka 1 – 5 (yang hasilnya kurang dari 10)
Cara mengerjakan soal di atas dengan bantuan jari :
Siapkan 4 jari tangan kiri berdiri dan 5 jari tangan kanan berdiri, tekuk satu per satu jari yang berdiri sambil menghitung 1, 2, 3, 4 ……dst sampai semua jari tertekuk, angka terakhir yang disebutkan adalah hasilnya, yaitu 9 (Sembilan).

b.      Penjumlahan Angka 1 – 10 (yang hasilnya kurang dari 20)
Cara mengerjakan soal di atas dengan bantuan jari :
Simpan angka besar (8) di kepala, siapkan jari tangan berdiri sejumlah angka kecil (5). Hitung urut melanjutkan angka yang disimpan di kepala (8) sambil menekuk satu per satu jari yang berdiri. Setelah 8 adalah 9, 10, 11 …dst sampai semua jari tertekuk, angka terakhir yang disebutkan adalah hasilnya, yaitu 13 (Tiga belas).

c.       Penjumlahan Angka lebih dari 10 (2 digit)
Cara 1 : Penjumlahan Sejajar



Cara 2 : Penjumlahan Bertingkat

Tahap 5
Penjumlahan Lebih dari Dua Angka


Penjumlahan lebih dari dua angka ini pada prinsipnya hampir sama dengan penjumlahan dengan dua angka. Ada 2 cara yang biasa digunakan untuk menyelesaikan operasi penjumlahan seperti ini.
a.       Cara Langsung

b.      Cara Bertahap

Tahap 6
Penjumlahan Tanpa Menulis Proses Perhitungannya

Setelah lancar semua tahap penjumlahan di atas, kita bisa mencoba untuk melatih anak menghitung operasi penjumlahan tanpa menuliskan proses perhitungannya.
Pada tahap ini, anak dilatih untuk membayangkan proses perhitungannya, tanpa menulis. Latihan diawali dengan angka-angka yang mudah dulu, setelah anak terbiasa, tingkat kesulitan soal ditingkatkan secara bertahap.

Jika anak sudah bisa mengerjakan operasi hitung penjumlahan tanpa menulis proses perhitungannya berarti anak sudah benar-benar menguasai operasi hitung penjumlahan.

Tips dan Trik Khusus Penjumlahan

Penggunaan bantuan jari untuk membantu menghitung penjumlahan sebaiknya hanya sampai penjumlahan dengan hasil kurang dari 20 atau penjumlahan angka 1 digit. Untuk penjumlahan angka 2 digit atau lebih sebaiknya dibiasakan dengan cara penjumlahan bersusun.

Semoga bermanfaat

(Wawan – Bimbel IFE)

Baca juga :
Mengajarkan Konsep Dasar Pengurangan
Mengajarkan Konsep Dasar Perkalian
Mengajarkan Konsep Dasar Pembagian