Rabu, 28 Maret 2018

MATEMATIKA SMA - PANGKAT, AKAR dan LOGARITMA

MATERI


CONTOH


SOAL



Rabu, 14 Maret 2018

KUPAS TUNTAS SOAL-SOAL UN MATEMATIKA SD


 

Seringkali siswa kesulitan mengerjakan soal bukan karena tidak mahir berhitung atau tidak tahu cara mengerjakannya akan tetapi karena siswa tidak memahami dengan baik maksud dari soal-soal tersebut, baik secara isi bacaan (seperti dalam coal cerita) maupun tahapan-tahapan pengerjaannya. Alih-alih dapat mengerjakan soal secara cepat dan tepat, siswa malah merasa takut dan terbebani sebelum mengerjakan soal. Dampaknya, soal yang sebenarnya mudah menjadi sulit untuk dikerjakan dan akhirnya mempengaruhi hasil ujian keseluruhan.

Yuk kita simak tips dan trik untuk mengerjakan soal-soal Ujian Nasional supaya adik-adik bisa mengerjakannya dengan lebih santai.


Sebelum kita kupas tuntas soal-soal UN Matematika ada beberapa hal yang harus adik-adik perhatikan, yaitu :
  1. Soal-soal UN berbentuk PG (Pilihan Ganda), artinya adalah jawaban sudah ADA/TERSEDIA, adik-adik hanya perlu memilih jawaban yang benar di antara pilihan A, B, C dan D
  2. Soal-soal UN memiliki angka-angka yang mudah untuk disederhanakan, sehingga proses menghitungnya bisa lebih mudah dan cepat.
  3. Soal UN Matematika dibuat agar para siswa dapat memiliki  kemampuan berhitung dan juga kemampuan berlogika.
  4. Soal UN TIDAK BUTUH CARA, tapi BUTUH JAWABAN BENAR. Jadi carilah cara yang mudah, sesuai dan paling dikuasai untuk mendapatkan jawaban yang benar.
  5. Penilaian adalah berdasarkan jawaban yang benar. Jadi, tetaplah isi sesuai dengan jawaban yang adik-adik yakini, meskipun belum tentu benar. Karena meski salah tidak ada pengurangan nilai.
Jadi tidak perlu takut tidak bisa menjawab pertanyaan Ujian Nasional. Ingat, JAWABAN sudah ADA, tinggal DIPILIH.


Yuk sekarang kita mulai tips dan trik mengerjakan UN Matematikanya!

Pengaturan Waktu Mengerjakan Soal UN Matematika SD

Mengapa kita perlu mengatur pembagian waktu mengerjakan soal?


Kita perlu mengatur waktu dalam mengerjakan soal UN karena waktu UN dibatasi hanya 120 menit (2 jam) untuk 40 soal. Artinya, kita perlu kira-kira 3 menit/180 detik untuk menyelesaikan 1 soalnya. Jadi kita memerlukan cara agar bisa mempersingkat waktu pengerjaan soal.

Tips dan trik yang bisa adik-adik gunakan untuk mempersingkat waktu pengerjaan soal UN

Sudah siap?

A.   SEBELUM MULAI UJIAN
  1.  Berdoa
  2. Siapkan:  PENSIL 2B ( 2 buah/lebih, jadi jika patah/tumpul kita tidak perlu repot untuk meraut), PENGHAPUS, RAUTAN, PENGGARIS, PAPAN ALAS LJK dan alat lainnya yang diijinkan masuk ruang UN oleh pengawas.
  3. Isi data diri di LJK, simpan.
  4. Setelah UN dimulai, JANGAN langsung mengerjakan soal tapi bacalah semua soal dengan cepat, pilih dan tandai soal-soal sesuai kriteria soal.
  5. Kriteria soal dibagi 3 (tiga), yaitu MUDAH (50%), SEDANG (30%) dan SULIT (20%)
a. MUDAH adalah soal yang bisa dikerjakan dengan cepat dan benar
b. SEDANG adalah soal memerlukan waktu lebih lama untuk mengerjakannya, ketelitian dan penerapan rumus-rumus/cara tertentu
c. SULIT adalah soal yang tingkat kesulitannya tinggi. Bisa karena kita tidak tahu cara mengerjakannya, cara pengerjaan yang bertingkat/berjenjang, atau penerapan rumus yang banyak/dikembangkan.

Untuk kriteria ini, setiap siswa mungkin punya standar kesulitan yang berbeda, tergantung kesiapan dan penguasaan terhadap materi UN.


Saat membaca cepat, soal-soal yang sudah diketahui jawabannya langsung tandai jawaban di lembar soal. Soal dengan kriteria MUDAH tidak perlu ditandai, soal SEDANG lingkari, dan soal SULIT beri tanda yang berbeda agar mudah dikenali (bisa bintang, segitiga, tanda seru). Pada tahapan pemilihan kriteria soal ini diperlukan waktu sekitar 5 (lima) menit. 

Tahapan pemilihan kriteria soal ini sangat penting karena dengan memilah tingkat kesulitan soal kita dapat mengerjakan soal dengan lebih fokus, cepat dan tepat sehingga waktu yang kita miliki lebih efisien. Membantu kita untuk melakukan Manajemen Waktu dan Manajemen Otak selama ujian.

B.    SAAT UJIAN

1.    Trik 1 : Kebut di Jalan yang Landai


Pada tahap ini jalan masih landai, berjalanlah cepat-cepat. Gunakan cara paling mudah dan cepat untuk mengerjakan soal.

a. Kerjakan dengan BENAR, CEPAT dan tetap TELITI.
Kumpulkan nilai sebanyak mungkin dari soal MUDAH, jangan sampai salah, dan periksa sekali lagi setelah selesai dengan soal-soal MUDAH untuk meyakinkan bahwa jawaban sudah BENAR
b. Lihat PILIHAN JAWABAN sebelum menghitung. Jika angka paling belakang pada jawaban berbeda-beda, maka kita hanya perlu menghitung untuk mendapatkan angka belakangnya saja.
c. Jika kemampuan berhitung kita dalam tahapan standar/tidak terlalu cepat, maka secara rata-rata terdapat 20 soal MUDAH yang bisa diselesaikan selama 30 menit tanpa perlu berpikir lama. Sehingga pada 35 menit pertama separuh soal telah selesai dikerjakan. Kondisi otak masih segar, semangat masih tinggi, dan waktu masih cukup untuk menyelesaikan soal sisanya.
d. Gunakan 5 (lima) menit selanjutnya untuk memindahkan jawaban ke LJK lalu simpan.

2. Trik 2 : Siapkan Kekuatan dan Tetap Fokus di Tanjakan


Soal MUDAH sudah selesai dikerjakan, saatnya bersiap untuk menghadapi jalan menanjak. Tetap FOKUS dan lebih TELITI.

a. Kerjakan soal SEDANG (yang sebelumnya sudah ditandai), pilih soal SEDANG yang materinya paling dikuasai, diingat atau paling dirasa mudah baru lanjutkan mengerjakan soal yang penguasaan materinya masih ragu-ragu/kurang.
b. Soal SEDANG rata-rata ada 12 (dua belas) soal. Target adalah bisa menjawab 8 (delapan) soal dengan benar.
c. Jika masih ada  soal yang ragu dengan jawabannya, ubah tandanya menjadi soal SULIT.
d. Mengerjakan soal SEDANG memerlukan waktu 25-35 menit. Kondisi otak sudah mulai memanas dan lelah karena menegrjakan soal yang butuh ketelitian lebih dan hitungan panjang.
e. Dalam waktu 65-75 menit 32 soal selesai dikerjakan dangan target 28 jawaban BENAR. Nilai 7 (tujuh) sudah dicapai atau nilai 8 (delapan) apabila semua jawaban BENAR.
f. Salin jawaban ke LJK dan simpan

3.    Trik 3 : Mendaki Puncak Tertinggi


 

Pada tahap ini kita mungkin sudah sangat lelah, tapi tetap TIDAK ADA KATA MENYERAH. Selalu ada jalan untuk menghadapinya, TETAPLAH SEMANGAT!


Tarik nafas, berdoalah minta untuk dimudahkan.

Baca soal SULIT pelan-pelan, sampai kita paham apa yang dimaksud dan dimaui oleh soal tersebut. Kerjakan dengan pelan-pelan, teliti, sambil mengingat lagi materi yang ditanya di soal tersebut. Tetap tenang karena waktu yang tersisa masih sekitar 40 menit. 

Rata-rata ada 8 (delapan) soal SULIT. Tingkat kesulitannya variatif, akan kita bahas di kupas tuntas soal-soal UN

Ada 3 (tiga) kemungkinan jawaban yang bisa kita ambil untuk soal SULIT,
a. Untuk soal yang bisa dijawab maka JAWAB
b. Untuk soal yang ragu-ragu JAWAB dengan jawaban yang menurut kita paling mendekati sesuai kata hati
c. Untuk soal yang tidak bisa TINGGALKAN dulu.

Tunggu dulu,

Kalo ragu coba kita ikuti kata hati.


Caranya? Pejamkan mata lalu bayangkan 2 (dua) pilihan yang ada. Mana yang terlihat atau terlihat lebih terang. Itulah jawaban menurut kata hati.

Menapa harus mengikuti kata hati?

Begini,
Berdasarkan penelitian, suatu pilihan yang berdasarkan kata hati akan memiliki ketepatan minimal 50%. Jadi misalnya ada 10 soal lalu 5 soal dijawab dengan mengikuti kata hati, maka minimal 5 soal jawabannya benar.

PENTING :
Selalu ingat untuk memindahkan jawaban ke LJK.
Semua jawaban yang sudah disalin ke LJK akan menjadi kunci untuk Trik selanjutnya.

4.    Trik 4 : Tembak!


Trik ini adalah kekuatan terakhir  jika kita sudah tidak punya petunjuk cara lagi untuk mencapai puncak tertinggi nilai UN.

Untuk soal-soal yang benar-benar tidak tahu lagi apa jawabannya, TEMBAK!! Tapi TEMBAKAN tetap dengan strategi ya!

Sebagai ilustrasi,
Jika kita pernah memegang senjata apalagi latihan menembak, kemudian diminta untuk menembak burung-burung yang lewat di atas kepala, apa yang bisa kita lakukan?

Jawabannya,
Arahkan saja senjata kita ke atas dan muntahkan sebanyak mungkin amunisi. Pasti akan ada salah satu burung yang terkena meskipun kita menembak dengan mata tertutup. Tapi jika kita bergaya seperti penembak jitu, menembak dengan berbagai macam gaya, belum tentu akan ada burung yang kena tembakan kita.

Jadi, sebelum menembak soal yang tidak bisa kita jawab, coba lihat pola jawaban di LJK kita. Cari pilihan jawaban yang paling sedikit kamu hitamkan di LJK. Misalkan pilihan A yang jawaban paling sedikit, berarti semua soal yang tidak dapat dikerjakan bisa dijawab A. Misalkan C yang paling sedikit, berarti semua soal yang tidak dapat dikerjakan bisa dijawab C. Begitu contohnya J

Peluang jawaban benar adalah 25%. Jadi misalkan ada 8 soal yang dijawab menggunakan TEMBAKAN, maka kemungkinan ada 2 jawaban yang benar. Lumayankan bisa buat tambahan nilai. Lebih baik daripada dibiarkan kosong.

Selanjutnya,

Kita mulai yuk KUPAS TUNTAS satu persatu soal UN Matematika SD Tahun Pelajaran 2016 / 2017 atau sebelumnya.

Mulai dari memilah kategori soal, cara mengerjakannya, tips dan trik yang bisa digunakan sampai apa saja variasi soal dan kesulitan yang biasa dihadapi siswa untuk setiap nomer.


Soal no. 1 ( MUDAH )

Soal ini mengenai pemahaman dasar operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat.

Yang perlu adik-adik perhatikan adalah mengenai aturan perubahan tanda positif (+) atau negatif (–) angka yang didalam tanda kurung ketika menghilangkan tanda kurungnya. Jika tandanya sama dengan yang di depan kurung, menjadi positif (+). Jika berlainan tanda, menjadi negatif (-).

Trik umum untuk operasi penjumlahan dan pengurangan adalah :
  • Jika Tandanya sama maka angkanya dijumlahkan, tandanya tetap sama sesuai dengan soalnya.
  • Jika Tandanya berlainan maka angka yang besar dikurangi angka yang kecil, tandanya mengikuti yang besar.
Kesalahan / kesulitan yang sering dialami oleh siswa pada soal ini adalah
a. Operasi hitung yang ada perubahan tanda + atau – (seperti pada contoh soal)
(Trik : Kurung dihilangkan, perhatikan perubahan tanda + - nya, kerjakan perhitungannya)
b. Operasi pengurangan dengan tanda – semua (misal : - 12 – 24 = …. )
(Trik : Jumlahkan angkanya, beri tanda minus (-) didepannya. 12 + 24 = 36, beri tanda – didepannya, jadi  - 36)
c. Operasi perhitungan dengan angka yang bertanda – nilainya lebih besar daripada angka yang bertanda + (misal : 45 – 70 = ….)
(Trik : Angka yang besar dikurangi angka yang kecil, tanda mengikuti angka yang besar. 70 – 45 = 25, tandanya mengikuti angka 70 yaitu minus, jadi hasilnya - 25)
d. Posisi angka dengan tanda – berada di paling depan diikuti angka dengan tanda + (misal : - 35 + 60 – 15 = …)
(Trik : Pindahkan angka positif di posisi paling depan, hitung. 60 – 35 -15 = 25 – 15 = 10)
e. Soal berbentuk cerita
       
(UN Matematika SD 2016/2017)
35.693 + 28.764 = 64.457 (A)
(Trik : Baca dan pahami soalnya, kenali mana yang penjumlahan mana yang pengurangan)

Soal no. 2 ( MUDAH )



Soal ini mengenai pemahaman dasar operasi hitung campuran (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian) bilangan bulat.

Yang perlu adik-adik perhatikan adalah mengenai letak tanda + atau –, tanda kurung

Trik umum untuk operasi hitung campuran seperti ini adalah
  1. Kerjakan terlebih dahulu operasi perhitungan yang berada dalam tanda kurung ( )
  2. Tanda x dan : lebih kuat daripada tanda + dan - . Artinya perkalian atau pembagian dikerjakan terlebih dahulu daripada penjumlahan atau pengurangan.
  3. Untuk mendapatkan operasi perhitungan yang lebih sederhana, kerjakan perhitungan pembagiannya dulu jika ada angka yang bisa dibagi yang hasilnya bilangan bulat
  4. Perkalian atau pembagian tanda sejenis hasilnya positif, perkalian atau pembagian beda tanda hasilnya negatif.
Kesalahan / kesulitan yang sering dialami oleh siswa pada soal ini adalah
a. Operasi perhitungan yang ada perubahan tanda + atau –
misal : 5 x (- 9 – 1) + 10 : (-5) = 5 x (-10) + (-2) = - 50 – 2 = - 52
(Trik : Kerjakan yang dalam tanda kurung dulu, kemudian kerjakan pembagiannya, perhatikan perubahan tanda + - nya)
b. Soal berbentuk cerita
(UN Matematika SD 2014/2015)
(287 – 122) : 15 = 165 : 15 = 11 ekor (C)

(Trik : Baca dan pahami soalnya, kenali mana yang penjumlahan, pengurangan, perkalian atau pembagian)

Soal no. 3 ( SULIT )


Soal ini mengenai penerapan operasi hitung campuran bilangan bulat (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian) dalam bentuk soal cerita.

Adik-adik perlu banyak berlatih bagaimana memahami maksud soal nya dan bagaimana mengubah dalam bentuk operasi hitung (angka).

Soal ini digolongkan kategori SULIT karena soal jenis ini memerlukan penalaran dan logika. Sebagian besar siswa mengalami kesulitan mengubah soal cerita ke bentuk operasi hitung.

Trik umum untuk operasi hitung campuran soal cerita adalah
·  Tinggalkan dulu, kerjakan soal ini di tahap akhir
·   Baca soalnya pelan-pelan, pahami maksud soalnya
·   Ubah soal cerita ke dalam bentuk operasi hitung (angka)
·   Kerjakan operasi hitungnya

Kesalahan / kesulitan yang sering dialami oleh siswa pada soal ini adalah
a.   Siswa mengalami kesulitan mengubah soal cerita ke bentuk operasi hitung
(Tips : Banyak latihan model soal seperti ini, kenali masing-masing kata / kalimat yang maksudnya penjumlahan, pengurangan, perkalian atau pembagian)

(Trik : Jika tidak tetap tidak bisa mengerjakannya. Pakai Trik  4 “Tembak”)

Soal no. 4 ( MUDAH )


 

Soal ini adalah mencari nilai Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) atau Faktor persekutuan terbesar (FPB) dari 3 bilangan

Dibutuhkan ketelitian dalam mencari faktorisasi prima dari bilangannya dan nilai KPK atau FPB nya.

Trik umum untuk mencari nilai KPK dan FPB adalah

· Cara pertama adalah cari masing masing faktorisasi prima dari bilangan soal dengan pohon faktor seperti contoh diatas baru mencari nilai KPK atau FPB nya.
KPK dicari dengan mengalikan semua bilangan faktor prima yang didapat, jika ada bilangan yang sama diambil pangkat yang terbesar.
FPB dicari dengan hanya mengalikan bilangan faktorisasi yang muncul di semua faktorisasi bilangan soal dan diambil pangkat yang terkecil.

·  Cara kedua adalah mencari nilai KPK atau FPB dengan cara Tabel Faktor. Nilai KPK adalah hasil kali semua bilangan faktor yang didapat. Nilai FPB adalah hasil kali semua bilangan prima yang bisa membagi semua bilangan pada soal.

·  Cara ketiga adalah langsung menebak / menghitung nilai KPK atau FPB nya. Nilai KPK adalah bilangan terkecil yang bisa dibagi oleh semua bilangan soal, yang hasil pembagiannya bilangan bulat. Nilai FPB adalah angka terbesar yang bisa membagi semua bilangan soal, yang hasil pembagiannya adalah bilangan bulat. Cara ini bisa lebih cepat, tapi perlu banyak latihan dan hanya efektif untuk bilangan yang nilainya kecil.
Misal : berapa FPB dan KPK dari 24, 36 dan 40
Nilai FPB nya 4 ( 24 : 4 = 6; 36 : 4 = 9; 40 : 4 = 10 ). 4 adalah angka terbesar yang bisa membagi angka 24, 36 dan 40.
Nilai KPK nya adalah 360 ( 360 : 24 = 15; 360 : 36 = 10; 360 : 40 = 9 ). 360 adalah angka terkecil yang bisa dibagi oleh 24, 36 dan 40.

·  Adik-adik boleh memilih cara yang manapun yang penting jawabannya benar. Tapi kalau pilihan jawabannya adalah bentuk faktorisasi seperti diatas, lebih baik menggunakan cara Pohon Faktor atau Tabel Faktor, cara ketiga tidak bisa digunakan.

Kesalahan / kesulitan yang sering dialami oleh siswa pada soal ini adalah
a.         Hampir tidak ada kesulitan pada soal seperti ini. Hanya butuh ketelitian.

Soal no. 5 ( MUDAH )


Soal ini adalah mencari nilai Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) atau Faktor persekutuan terbesar (FPB) dari 3 bilangan dengan bentuk soal cerita.

Dibutuhkan kejelian dalam menentukan apakah diminta mencari KPK atau FPB

Trik umum untuk mencari nilai KPK dan FPB bentuk soal cerita adalah
  • Adik-adik tidak perlu merasa takut dulu, ini adalah kategori soal MUDAH, bahkan lebih mudah dari tipe soal no. 4, karena angka-angka soalnya nilainya lebih kecil daripada soal no. 4.
  • Jadi, adik-adik tidak perlu pusing dengan ceritanya seperti apa, fokus pada angka-angka di soal kemudian hitung KPK atau FPB dari angka-angka tersebut
  • Cara perhitungannya seperti pada soal no. 4
  • Kenalilah kata-kata kunci untuk soal cerita FPB dan KPK
  • Soal cerita FPB biasanya ada kata “dibagi / menerima SAMA BANYAK” atau yang semacam itu. (Seperti contoh soal diatas)
  • Soal cerita KPK biasanya ada kata “kapan A, B dan C akan BERTEMU LAGI / melakukan suatu kegiatan BERSAMA LAGI” atau semacamnya

  
      Soal ini diminta mencari KPK dari 8 dan 10. Mudah bukan…

Kesalahan / kesulitan yang sering dialami oleh siswa pada soal ini adalah
a.         Kadang siswa bingung dengan cerita pada soal tersebut
(Trik : Cari kata-kata kuncinya, “SAMA BANYAK” berarti mencari FPB, “BERTEMU / BERSAMA LAGI” berarti mencari KPK, fokus pada angka-angka soal nya saja, hitung KPK atau FPB nya)
b.     Ada variasi soal mencari KPK tetapi dihubungkan dengan waktu (jam atau tanggal). Variasi soal FPB adalah diminta berapa jumlah barang pada setiap kantong / yang diterima setiap anak.
(Tips : Perbanyak latihan variasi soal cerita FPB dan KPK)

        
Coba adik-adik tebak mana jawaban yang benar ….


Soal no. 6 ( MUDAH )

 
Soal ini adalah mengenai bilangan pangkat dua dan akar pangkat dua.

Dibutuhkan ketelitian dalam berhitung dan Trik khusus untuk mempercepat perhitungan bilangan akar pangkat dua.

Trik umum untuk bilangan pangkat dua dan akar pangkat dua adalah
·  Adik-adik akan lebih cepat mengerjakan soal pangkat dua jika sudah hapal perkalian pangkat dua (1 -25), jika adik-adik belum hapal tidak perlu berkecil hati, adik-adik bisa menghitung perkalian bilangannya, kemudian selesaikan operasi hitung nya.
·  Untuk mencari nilai akar pangkat dua bisa dihitung dengan cara perhitungan yang telah diajarkan di sekolah, atau mengikuti trik hitung yang akan kami paparkan dibawah.
·  Ingat, harus tetap teliti ya.

Kesalahan / kesulitan yang sering dialami oleh siswa pada soal ini adalah
a.  Biasanya siswa agak kesulitan pada soal akar pangkat dua
(Trik : Catat dan pahami trik dibawah ini. Trik ini sangat membantu untuk memudahkan dan mempercepat perhitungan bilangan akar pangkat 2)
   


b.   Ada variasi soal campuran bilangan pangkat dua dan akar pangkat dua.
        
Jawabannya berapa ya ?

Soal no. 7 ( MUDAH )



Soal ini adalah mengenai akar pangkat tiga.

Dibutuhkan ketelitian dalam berhitung dan Trik khusus untuk mempercepat perhitungan bilangan akar pangkat tiga.

Trik umum untuk akar pangkat tiga adalah 
·   Untuk mencari nilai akar pangkat tiga bisa dihitung dengan cara perhitungan yang telah diajarkan di sekolah, atau mengikuti trik hitung yang akan kami paparkan dibawah.
·    Ingat, harus tetap teliti ya.

Kesalahan / kesulitan yang sering dialami oleh siswa pada soal ini adalah
a.        Biasanya siswa agak kesulitan bentuk soal cerita (seperti contoh soal diatas)
(Trik : Catat dan pahami trik dibawah ini. Trik ini sangat membantu untuk memudahkan dan mempercepat perhitungan bilangan akar pangkat 3)
   


Latihan :

Mudah kan ?


Soal no. 8 ( SEDANG )


Soal ini adalah mengurutkan bilangan pecahan.

Dibutuhkan ketelitian dalam berhitung dan cara mengubah bentuk pecahan ke desimal

Trik umum untuk mengurutkan bilangan pecahan adalah
·  Agar lebih mudah, adik-adik perlu mengubah semua bentuk pecahan ke desimal
·   Kemudian diurutkan sesuai permintaan soal
·   Ingat, harus tetap teliti ya.

Kesalahan / kesulitan yang sering dialami oleh siswa pada soal ini adalah
a.   Biasanya siswa sudah pusing dulu jika menemui soal seperti ini dan menganggap bahwa soal ini sulit. Padahal sebenarnya soal ini termasuk kategori soal yang relatif mudah dikerjakan jika siswa menguasai cara mengubah bentuk pecahan ke desimal.

(Tips : Kuasai cara mengubah bentuk pecahan ke desimal dan mengurutkan dari terbesar ke terkecil atau sebaliknya - seperti pada contoh pembahasan soal no. 8 )


Soal no. 9 ( SEDANG )  



Soal ini adalah penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan.

Dibutuhkan ketelitian dalam berhitung dan cara mengubah bentuk pecahan ke pecahan biasa

Trik umum untuk mengurutkan bilangan pecahan adalah
·  Agar lebih mudah, adik-adik perlu mengubah semua bentuk pecahan ke pecahan biasa.
·  Kemudian disamakan penyebutnya
·   Hitung operasi penjumlahan atau pengurangannya
·   Ingat, harus tetap teliti ya.

Kesalahan / kesulitan yang sering dialami oleh siswa pada soal ini adalah
a.   Siswa kadang kesulitan dalam mengubah ke bentuk pecahan biasa
(Tips : Kuasai cara mengubah bentuk pecahan ke pecahan biasa)

Cara mengubah bentuk Pecahan Campuran menjadi Pecahan Biasa


Cara mengubah bentuk Persen ke Pecahan Biasa


Cara mengubah bentuk Desimal ke Pecahan Biasa

b.  Siswa seringkali kurang teliti ketika meyamakan penyebut.
(Tips : Perbanyak latihan menyamakan penyebut dengan mencari KPK dari penyebutnya kemudian menyesuaikan nila pembilangnya)


c.  Untuk soal bentuk cerita (seperti pada contoh) sebaiknya dikerjakan pada tahap akhir mengerjakan soal kategori Sedang, karena tingkat kesulitannya bertambah. Untuk soal yang sudah bentuk operasi hitung, bisa langsung dikerjakan.

Latihan :

(UN Matematika SD 2016/2017)


Soal no. 10 ( SULIT )




Soal ini mengenai penerapan operasi hitung campuran bilangan pecahan (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian) dalam bentuk soal cerita.

Adik-adik perlu banyak berlatih bagaimana memahami maksud soal nya dan bagaimana mengubah dalam bentuk operasi hitung (angka).

Soal ini digolongkan kategori SULIT karena soal jenis ini memerlukan penalaran dan logika. Sebagian besar siswa mengalami kesulitan mengubah soal cerita ke bentuk operasi hitung.

Trik umum untuk operasi hitung campuran bilangan pecahan soal cerita adalah
·   Tinggalkan dulu, kerjakan soal ini di tahap akhir
·   Baca soalnya pelan-pelan, pahami maksud soalnya
·   Ubah soal cerita ke dalam bentuk operasi hitung (angka)
·   Kerjakan operasi hitungnya

Kesalahan / kesulitan yang sering dialami oleh siswa pada soal ini adalah
a.         Siswa mengalami kesulitan mengubah soal cerita ke bentuk operasi hitung
(Tips : Banyak latihan model soal seperti ini, kenali masing-masing kata / kalimat yang maksudnya penjumlahan, pengurangan, perkalian atau pembagian)

(Trik : Jika tidak tetap tidak bisa mengerjakannya. Pakai Trik  4 “Tembak”)

Latihan : Bentuk soal yang lebih mudah untuk jenis soal ini adalah seperti contoh dibawah (Latihan)
(UN Matematika SD 2016/2017)


Soal no. 11 ( MUDAH )



Soal ini mengenai pemahaman dasar operasi hitung campuran (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian) bilangan cacah.

Yang perlu adik-adik perhatikan adalah mengenai letak tanda + atau –, tanda kurung

Trik umum untuk operasi hitung campuran seperti ini adalah 
·  Kerjakan terlebih dahulu operasi perhitungan yang berada dalam tanda kurung ( )
· Tanda x dan : lebih kuat daripada tanda + dan - . Artinya perkalian atau pembagian dikerjakan terlebih dahulu daripada penjumlahan atau pengurangan.
·  Untuk mendapatkan operasi perhitungan yang lebih sederhana, kerjakan perhitungan pembagiannya dulu jika ada angka yang bisa dibagi yang hasilnya bilangan bulat
· Perkalian atau pembagian tanda sejenis hasilnya positif, perkalian atau pembagian beda tanda hasilnya negatif.

Kesalahan / kesulitan yang sering dialami oleh siswa pada soal ini adalah
a.       Operasi perhitungan yang ada perubahan tanda + atau –
misal : 5 x (- 9 – 1) + 10 : (-5) = 5 x (-10) + (-2) = - 50 – 2 = - 52
(Trik : Kerjakan yang dalam tanda kurung dulu, kemudian kerjakan pembagiannya, perhatikan perubahan tanda + - nya)

Latihan :


Soal no. 12 ( MUDAH )



Soal ini mengenai aplikasi operasi hitung campuran (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian) bilangan cacah bentuk cerita.

Yang perlu adik-adik perhatikan adalah bagaimana memahami maksud dari soalnya dan mengubah ke bentuk operasi hitung (angka).

Trik umum untuk operasi hitung soal cerita seperti ini adalah
· Kenali masing-masing kata / kalimat yang mengandung arti “penjmlahan”, “pengurangan”, “perkalian” dan “pembagian”
·   Ubah soal cerita ke bentuk operasi hitung (angka)
·   Kerjakan operasi hitungnya

Kesalahan / kesulitan yang sering dialami oleh siswa pada soal ini adalah
a.  Kesulitan yang sering dialami siswa untuk soal seperti ini adalah siswa tidak bisa memahami maksud soalnya dan atau tidak bisa mengubah ke bentuk operasi hitung.
(Tips : Perbanyak latihan bentuk soal cerita)

Latihan :

Soal no. 13 ( SULIT )


Soal ini mengenai penerapan operasi hitung campuran bilangan cacah (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian) dalam bentuk soal cerita.

Adik-adik perlu banyak berlatih bagaimana memahami maksud soal nya dan bagaimana mengubah dalam bentuk operasi hitung (angka).

Soal ini digolongkan kategori SULIT karena soal jenis ini memerlukan penalaran dan logika. Sebagian besar siswa mengalami kesulitan mengubah soal cerita ke bentuk operasi hitung.

Trik umum untuk operasi hitung campuran soal cerita adalah
·  Tinggalkan dulu, kerjakan soal ini di tahap akhir
·   Baca soalnya pelan-pelan, pahami maksud soalnya
·   Ubah soal cerita ke dalam bentuk operasi hitung (angka)
·   Kerjakan operasi hitungnya

Kesalahan / kesulitan yang sering dialami oleh siswa pada soal ini adalah
a.    Siswa mengalami kesulitan mengubah soal cerita ke bentuk operasi hitung
(Tips : Banyak latihan model soal seperti ini, kenali masing-masing kata / kalimat yang maksudnya penjumlahan, pengurangan, perkalian atau pembagian)
(Trik : Jika tidak tetap tidak bisa mengerjakannya. Pakai Trik  4 “Tembak”)

 Soal no. 14 ( SEDANG )




Soal ini mengenai skala atau perbandingan

Untuk perhitungannya soal ini bisa digolongkan soal mudah, tapi pada contoh soal diatas dikategorikan soal sedang karena soal ceritanya tidak langsung menyebutkan ukuran tinggi gambar menaranya.

Yang perlu adik-adik perhatikan adalah satuannya

Trik umum untuk soal tentang skala atau perbandingan adalah
·  Perhatikan satuannya, kalau satuannya belum sama maka disamakan dulu (misal dijadikan cm, m atau km semua)
·   Setelah satuannya sama, baru dihitung perbandinganya

Kesalahan / kesulitan yang sering dialami oleh siswa pada soal ini adalah
a.  Siswa mengalami kesulitan mengubah bentuk perbandingan ke bentuk skala ( angka perbandingannya 2 : 5 maka skalanya 1 : 2,5 )
(Tips : Banyak latihan pembagian)
(Trik : Mengubah angka perbandingan menjadi skala, angka depan 1 : angka belakang dibagi angka depan )

Latihan : Bentuk soal yang lebih mudah untuk jenis soal ini adalah seperti contoh dibawah

          (UN Matematika SD 2016/2017)




Untuk soal-soal yang belum dibahas disini bisa dikonsultasikan melalui Grup Whatsapp.

https://chat.whatsapp.com/5z03Jy0U19l9LwPXgQQvn2


BONUS : Soal Latihan Matematika USBN dan UN SD Tahun Pelajaran 2017 / 2018 dan Kunci Jawaban